Sistem Operasi

Kamis, Oktober 03, 2013 welcome to my blog 0 Comments


Sistem Operasi

Software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras  dan juga operasi-operasi dasar sistem

Tipe Sistem Operasi :
  • Real-Time Operating System: Sebuah sistem operasi multitasking yang bertujuan untuk menjalankan aplikasi waktu nyata (rela time ) Contoh : QNX RTOS v6.1 yang memiliki arsitekstur berbasis klien-server, VRTX memiliki fasilitas-fasilitas multitasking untuk memecahkan real time, dan windows CE
  • Multi-User dan Single User Operating System : Sistem operasi jenis ini memungkinkan beberapa pengguna untuk mengakses sistem komputer secara bersamaan 
  • Single User : Sistem Operasi yang hanya melayani seorang user pada saat yang bersamaan, misalnya : DOS,WINDOWS 3.X,WINDOWS 9.X. 
  • Multi User : Sistem operasi yang dapat melayani lebih dari 1 user pada saata yang bersamaaan, misalnya : WINDOWS NT,UNIX,LINUX
  • Multi tasking dan single tasking operating system : ketika sebuah program tunggal yang diperbolehkan untuk berjalan pada satu waktu, disebut single-tasking, Sedangkan yang melaksanakan beberapa tugas pada satu waktu, disebut multi-tasking. Contoh : Unix operating system seperti solaris, MS Windows sebelum Windows 95
  • Distributed Opearting System : sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, dimana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalam suatu jaringan. Komponen utama dalam sistem ini adalah :workstation,LAN,gateway,dan prosessor pool
  • Amoeba ( Vinje Universiteit)
  • Angel ( City University of London )
  • Chorus ( Sun Microsystems)       
  • Glunix ( University of california, Berkeley )
  • GUIDE (Grenoble Universities Integrated Distributed Environment)
  • Embedded System : sistem operasi ini dirancang untuk digunakan dalam sistem komputer embedded yang dikenal sebagai sistem operasi tertanam. Windows CE, FreeBSD dan minix 3 adalah bebrapa contoh sistem operasi tertanam. Windows CE, FreeBSD dan Minix 3 adalah beberapa contoh sistem operasi tertanam.
Microsoft Windows dari generasi ke generasi :

  1. Windows 1.0 : Windows ini dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. (16 bit)
  2. Windows 2.0 : Dirilis pada tanggal 9 Desember 1987, populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows, Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS. (16 bit)
  3. Windows 2.1 : Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC.
  4. Windows 3.0 : Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking)
  5. Windows 3.1 : dirilis pada tahun 1990. Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual (tidak nyata). Pada versi inilah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. (16 bit)
  6. Windows 3.11 : Windows for Workgroups 3.11 hanya berjalan di dalam modus 386 Enhanced, dan membutuhkan setidaknya mesin dengan prosesor Intel 80386SX (16 bit)
  7. Windows NT (Next Technology) : Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC). (32 bit)
  8. Windows 95 : dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah. 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit.
  9. Windows 98 : Dirilis pada tanggal 25 Juni 1998,  Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap
    Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak 
    driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkasFAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte,Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. (16-32 bit) 
  10. Windows 2000 : Windows 2000 dirilis pada 17 Februari 2000, Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model 
    jaringan 
    NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol(LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. (16 bit)
  11. Windows Me : September 2000,Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition(dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama. (16-32 bit) 
  12. Windows XP : Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP . Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit 
  13. Windows Server 2003 : Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.(32-64 bit) 
  14. Windows Vista : dirilis pada tanggal 30 November 2006 . Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). (32-64 bit) Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.
  15. Windows 7 : Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu).(32-64 bit)  Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan harganya juga lebih murah dari pada Windows Vista.
  16. Windows 8 : Pada tanggal 13 September 2011, build 8102 (Windows 8 Developer Preview) dirilis ke publik. Build ini terbuka penuh untuk pertama kalinya dan dilengkapi Start Screen baru,  Untuk pertama kalinya sejak Windows 95, tombol Start tidak lagi muncul di taskbar, meski layar Start-nya masih harus dibuka dengan mengklik sudut kiri bawah layar dan tombol Start di kotak Charm.(32-64 bit) 

Cara Menginstal Windows 2003 :
1. Nyalakan laptop/PC kemudian masukkan CD/DVD Windows Server 2003 (enterprise)nya setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini:

2. Diatas terdapat 3 pilihan, yaitu: “ENTER=Continue”, “R=Repair” & “F3=Quit”, pilih ENTER untuk melanjutukan instalansi


3. Pada proses diatas juga terdapat 3 pilihan yaitu: “F8=I agree”, “ESC=I do not agree” & “PAGE DOWN=Next Page”, lalu pilih ”F8=I agree” untuk memulai instalasi




4. Diproses diatas adalah proses partition dimana kita diwajibkan membagi partisi/memilih tempat untuk sistem C untuk Windows Server. Jika laptop/PC tidak ada Operating System(OS)nya maka tampilannya seperti gambar diatas dan kita harus membuat partisi baru untuk Windows Servernya. Caranya adalah:
  • Tekan “C” untuk meng-Create Partition
  • Isikan ukuran partisi sesuai apa yang kita inginkan kemudian tekan “ENTER”
Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini:

5. Kemudian pilih dimana kita akan menempatkan “Sistem C:” Windows Server kita. Setelah itu, tekan “ENTER” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:

6. Pada proses diatas pilih yang paling atas karna untuk mempersingkat waktu instalasi setelah itu tekan “ENTER”. Kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini:
7. Setelah itu tunggu hingga proses diatas selesai. Kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini:

8. Pada proses diatas kita disuruh merestart laptop/PC kita. Tekan “ENTER” untuk merestart laptop/PC kita. Kemudian akan muncul seperti gambar dibawah ini :

9. Pada proses diatas kita tunggu saja hingga muncul seperti gambar dibawah ini :

10. Klik “Customize” untuk mengatur “Regional and Language” lalu akan muncul gambar seperti dibawah ini :

11. Pada pilihan “Regional Options” ganti sesuai dengan negara kita, misalnya : Indonesia. Kemudian klik/pilih “Advanced” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:

12. Pada “Language for non-Unicode programs” ganti sesuai dengan negara kita, misalnya : Indonesia. Kemudian klik “OK” setelah itu klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :

13. Pada proses diatas isikan “Name” &  “Organization” sesuai apa yang kita inginkan. Kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :


14. Pada proses diatas kita biarkan default saja kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
15. Pada proses di atas kita diwajibkan mengisi “Product Key” Windows Server 2003(enterprise) setelah itu klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
16. Pada proses di atas kita diwajibkan mengisi “Computer Name and Administrator Password”. Jika sudah klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:



17. Jika muncul peringatan seperti diatas kita klik “Yes” saja kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:
18. Proses diatas adalah proses “Date and Time Settings” dimana kita diwajibkan untuk mengatur waktu sesuai tempat di negara mana kita tinggal kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
19. Pada proses di atas kita tinggal menunggu hingga muncul gambar seperti di bawah ini :
20. Proses diatas adalah proses “Networking Settings”. Pada proses ini kita biarkan default saja kemudian tekan “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
21. Pada proses diatas kita biarkan default saja kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:
22. Pada proses diatas kita hanya tinggal menunggu proses instalasi hingga selesai kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini:
23. Jika muncul peringatan seperti diatas kita tinggal klik “Finish” dan proses instalasi Windows Server 2003(enterprise) telah selesai








0 komentar: