Gerbang Logika

Jumat, Oktober 11, 2013 welcome to my blog 0 Comments

Gerbang Logika

          Gerbang Logika adalah sebuah rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan 1 sinyal berupa tegangan rendah maupun tegangan tinggi

Ada 7 gerbang yang kita ketahui dan dibagi menjadi 2 jenis :
1.       Gerbang Logika Inverter(Pembalik)
Inverter(pembalik) merupakan rangkaian dengan satu sinyal masukan dan satu sinyal keluaran dimana sinyal keluaran selalu berlawanan dengan sinyal masukan

Tabel Kebenaran
                                                            
Input
Output
0
1
1
0





Inverter dapat dikatakan dengan NOT, sebagaimana symbol dari NOT ada pada gambar dibawah ini :

hasil(keluaran) dari gerbang not, akan mengakibatkan variabel tersebut mempunyai bar, seperti contoh diatas, yang semula A pada keluaran/outputan akan menghasilkan Abar 

            
2.      Gerbang non-Inverter          
   Rangkaian dengan dua atau lebih sinyal masukan sehingga hasil keluaran sinyal sangat bergantung pada sinyal masukan tersebut dan gerbang logika yang dilaluinya, entah itu XOR, OR, AND, NAND, NOR, XNOR, NOT.

a.       Gerbang XOR
Gerbang XOR disebut juga dengan Exclusive-OR karena hanya mengenali sinyal tinggi yang apabila inputan satu dijumlahkan dengan inputan lainnya akan menghasilkan outputan yang bernilai ganjil (1)

Tabel Kebenaran 2 Inputan :

Input
A
Input
B
Output
Y
0
0
0
1
0
1
0
1
1
1
1
0









             Simbol Gerbang XOR 2 Input :


Gerbang XOR hanya memiliki 2 input dan 1 output


b.      OR
Memiliki dua sampai empat masukan (inputan) tetapi hanya terdiri dari satu keluaran (outputan). Gerbang Or memiliki sifat apabila sinyal masukan tinggi, maka sinyal keluaran pun juga tinggi .

Tabel Kebenaran 2 Input :

Input
A
Input
B
Output
Y
0
0
0
1
0
1
0
1
1
1
1
1

Simbol OR 2 Input :         
      


OR memiliki 2,3, dan 4 inputan, tetapi hanya memiliki 1 outputan. Untuk menambahkan inputan tersebut, anda tinggal klik kanan gambar symbol OR, lalu pilih inputs sesuai dengan keinginan atau kebutuhan.


c.       Gerbang AND
Gerbang AND memiliki 2,3, dan 4 inputan, tetapi hanya memiliki 1 outputan. Sifat dari gerbang AND ialah apabila sinyal keluaran yang diinginkan tinggi (1) , maka sinyal masukan semuanya harus bernilai tinggi juga (1)

            Tabel Kebenaran 3 Inputan :

Input
A
Input
B
Input
C
Output
Y
0
0
0
0
1
0
0
0
0
1
0
0
0
0
1
0
1
1
0
0
0
1
1
0
1
0
1
0
1
1
1
1

Simbol Gerbang AND 2 Input :


 

d.      NAND (Not-AND)
Gerbang memiliki 2,3, dan 4 masukan, tetapi hanya memiliki 1 outputan. Sifat dari Gerbang NAND ialah apabila sinyal keluaran ingin rendah (0), maka sinyal masukan harus tinggi (1)

Tabel Kenbenaran 2 Input :

Input
A
Input
B
Output
Y
0
0
1
1
0
1
0
1
1
1
1
0

Simbol Gerbang NAND 3  Input :



                                 
Gerbang NAND juga disebut juga Universal Gate karena kombinasi dari rangkaian   gerbang. NAND dapat digunakan untuk memenuhi semua fungsi dasar gerbang logika yang lain.

e.      Gerbang NOR (Not-OR)
Rangkaian yang memiliki 2,3, dan 4 masukan, tetapi hanya memiliki 1 keluaran. Gerbang NOR memiliki sifat jika sinyal keluaran yang diinginkan tinggi (1), maka sinyal masukan antara satu dengan yang lain harus rendah (0).

Tabel Kebenaran 2 Input :

Input
A
Input
B
Output
Y
0
0
1
1
0
0
0
1
0
1
1
0

Simbol Gerbang NOR 2 Input :


Gerbang NOR juga memiliki 3 dan 4 Inputan 


f.        Gerbang XNOR
Gerbang XOR disebut juga Not Exclusive Or. Gerbang XNOR memiliki sifat jika sinyal keluaran ingin bernilai tinggi (1) maka, inputan harus nernilai genap

Tabel Kebenaran 2 Input :

Input
A
Input
Output
Y
001
100
010
111

Simbol Gerbang XNOR :


Gerbang XNOR hanya memiliki 2 inputan dan 1 outputan



Untuk mengetahui jumlah dari kombinasi sinyal yang harus dihitung berdasarkan inputannya, digunakan rumus :
2, dengan n = jumlah input










0 komentar: